TERNYATA CUMA “SEDIKIT” BEDA KITA DENGAN RASULLALLAH ????

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين ولاعدوان الا على الظالمين والصلاة والسلام على سيدنا
محمد سيدالمرسلين وإمام المتقين وعلى آله وصحبه أجمعين

Tulisan ini penulis buat dalam rangka memperingati Maulid Nabi kita Muhammad shallallaahi `Alaihi Wasallam Rasul paling Utama Lagi Mulia. Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada baginda Muhammad saw beserta seluruh keluarganya, kerabatnya, sahabatnya dan umatnya yang mengikuti nya hingga akhir zaman.

Kira-kira pada jum`at ke-2 di bulan januari 2013 di sebuah mesjid di kampung kami, seorang khotib berkata di tengah kotbahnya, “Rupa-rupanya kita ini dengan Rasulllallah bedanya sedikit sekali “. Hah….Mendengar hal tersebut sebagian jamaah masjid yang matanya sudah ada yang berat seperti diganduli bandul 10 kg, tiba-tiba membelalakkan lagi matanya. Semua mata tertuju memandangi ke arah khotib dengan serius, Ah…yang benar Pak Ustadz ??? Cuma sedikit….padahal saya khan?…. ( tanya dalam hati para jama`ah ). Alhamdulillah, aroma Jum`atannya hidup kembali…karena sudah pada melek lagi.

Ya…memang benar cuma sedikit kata khotib tersebut sambil terus melanjutkan khotbahnya seolah tahu apa yang ditanyakan dalam hati para jama`ah, mau bukti-buktinya ???

1.Rasullallah kalau Makan Cuma sedikit, bahkan tidak jarang Rasullallah tidur dengan perut kosong. Nah kita…sedikit-sedikit makan,enggak bisa tidur kalau perut belum penuh. Tidak heran penyakit bersarang di badan kita. Diabetes, kolesterol dll.

2.Rasullallah sangat sedikit sekali Tidurnya. La…kita kalo ada kesempatan sedikit-sedikit tidur, paling tidak tidur-tiduran, keasyikan sampai lupa ibadah sholat.

3. Rasulllallah sangat sedikit sekali marah. Kalaupun marah hanya muka Beliau tampak memerah, tidak sedikitpun keluar kata-kata yang emosional dari mulut Beliau.
Kita ini …kebalikannya, sedikit-sedikit marah. Sehingga tidak tahu lagi kapan harus marah dan kapan harus tersenyum.Tidak jarang keluar sumpah serapah yang sangat emosional saat kita marah. Jika perlu, seluruh dunia harus tahu.

4. Beliau dalam kesehariannya sedikit-sedikit (banyak) berdo`a, sehingga banyak sekali do`a – do`a beliau yang diwariskan kepada kita sampai detik ini. Laaa….kita ini ternyata sedikit sekali berdo`a, seperti tidak butuh pertolongan Tuhan.

5. Rasullallah sedikit-sedikit (banyak ) bersedekah, sehingga tidak akan tidur kalau masih ada makanan di rumahnya sebelum habis disedekahkan.
Waduhh..sementara makanan di rumah kita berlimpah bahkan ada yang sampai basi,lapuk karena kita sedikit sekali bersedekah.

6. Baginda Rasullallah sedikit-sedikit ( selalu ) beribadah kepada Allah swt. Padahal Beliau makhluk yang paling mulia di sisi Allah swt di di dunia dan di akhirat, yang sudah dijamin oleh Allah swt. Masih takut kalau-kalau tidak bersyukur kepada Allah swt. Sampai-sampai kaki beliau bengkak karena banyaknya sholat beliau.
Sementara kita sangat sedikit sekali beribadah kepada Allah swt. Kalaupun iya..hanya sekedar melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu, berat sekali menambah ibadah-ibadah sunnah.

7. Rasulllallah sedikit sekali berbicara, kalaupun berbicara akan keluar kata-kata yang bermanfaat,lembut penuh hikmah dan menenangkan hati setiap orang yang mendengarnya.
Sedangkan kita umatnya senang sekali berbicara, sedikit-sedikit bicara. Sampai-sampai tidak tahu lagi kapan harus berbicara dan kapan harus diam. Tidak jarang kata-kata yang keluar dari mulut kita berupa fitnah,ghibah, bencana dan musibah bagi pendengarnya. Naudzubillah summa naudzubillah.

8. Rasullallah sedikit-sedikit (sering) merasa malu. Sampai sampai ada yang mengatakan “Dia lebih pemalu daripada seorang gadis pingitan”.
Kita, umatnya sedikit sekali punya rasa malu.Bahkan tidak sedikit sudah hilang rasa malunya. Karenanya tidak heran korupsi, prostitusi, perampokan, maksiat meraja lela. Padahal,Bukankah malu sebagian dari Iman ???

Nah…benarkan kata Khotib tersebut sebelum menutup khotbahnya yang pertama. Ternyata hanya beda satu kata, kata “SEDIKIT” dengan Rasullallah. Kadang kita lebih satu kata, kadang kita kurang satu kata dengan Beliau.  Sedikit-sedikit dengan sedikit atau sedikit dengan sedikit-sedikit.
Beda tipis selisihnya, tapi berbeda jauh hakekatnya.
لقدكانلكمفىرسولاللهاسوةحسنةلمنكانيرجوااللهواليومالاخروذكراللهكثيرا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasullallah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” QS Al Ahzab:21

وصلى الله على سيدنا محمد ماذكره الذا كرين وغفل عن ذكره الغافلون

Washollallaahu `ala Sayyidina Muhammad Maa zakarohuzzaakirin wa ghofala `anzikrihil ghoofiluun
“Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada sayyid kita Muhammad sebanyak dzikir orang-orang yang berdzikir dan sebanyak lalainya orang-orang yang melalaikan(nya).

Akhirul kalam marilah kita berdo`a kepada Allah swt. Segala puji bagi Allah, Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada baginda Muhammad, Rasul paling utama lagi Mulia. Agar kita bisa mengikuti dan meneladani akhlak Rasullallah. Bukankah dalam diri Nabi sudah ada contoh yang sangat baik ?  Amin ya Robbal `Alamin

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464
http://www.pengobatanqurani.com    http://www.pengobatanqurani.blogspot.com

Alamat Praktek :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi Barat

ORANG YANG PERTAMA KALI MENGETUK PINTU SURGA

ORANG YANG PERTAMA KALI MENGETUK PINTU SURGA
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين ولاعدوان الا على الظالمين والصلاة والسلام على سيدنا
محمد سيدالمرسلين وإمام المتقين وعلى آله وصحبه أجمعي

Dalam rangka memperingati hari Maulud Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, mari kita membuka-buka kitab-kitab yang menceritakan keagungan Beliau dan penulis memeulai dengan membuka kitab Hadil Arwaah ila Biladil Afraah yang judul aslinya adalah 
sebagai berikut حادى االارواح الى بلادالافراح ditulis oleh ابن القيم الجوزية

Sebelum melanjutkan tulisan ini mari kita memulainya dengan membaca selawat kepada junjungan kita Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan selawat yang pernah diajarkan Imam kita Al Imam asy-syafi`i dalam kitabnya Ar-Risalah sebegai berikut :
وصلى الله على سيدنا محمد ماذكره الذا كريم وغفل عن ذكره الغافلون
“Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada sayyid kita Muhammad sebanyak dzikir orang-orang yang berdzikir dan sebanyak lalainya orang-orang yang melalaikan(nya).

Dalam shahih Muslim disebutkan hadits dari Mukhtar bin Qulqul dari Anas bin Malik Ra yang berkata bahwa Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
انا اكثرالناس تبعا يوم القياملة ,وانااول من يقرع باب الجنة

“Saya adalah orang yang paling banyak pengikutnya pada Hari Kiamat dan saya adalah yang pertama kali mengetuk pintu surga” ( Diriwayatkan Muslim )

Dalam Jami` Tirmidzi disebutkan hadits dari Ibnu Abbas Ra yang berkata,
“Beberapa sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam duduk-duduk menunggu kedatangan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. ” Kata Ibnu Abbas lagi,” kemudian Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar dan ketika mendekati tempat mereka mengobrol, Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendengar mereka dzikir. Beliau mendengar pembicaraan mereka.  Salah satu dari mereka berkata, ” Hebat, sesungguhnya Allah menjadikan di antara makhluknya sebagai kekasih-Nya yaitu nabi Ibrahim.” 
Yang lain berkata,” Itu tidak lebih hebat dari pembicaraan Allah
dengan Musa. Sesungguhnya Allah telah berbicara dengan Musa.”
Yang lain berkata,” Isa adalah kalimat Allah dan Ruh-Nya.”
Yang lain berkata,” Adam dipilih oleh Allah.”
Kemudian Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar kepada mereka. beliau memeberi salam kepada mereka dan berkata,” Saya mendengar pembicaraan kalian dan kekaguman kalian bahwa Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah dan memang ia adalah kekasih Allah. Musa telah diselamatkan Allah dan memang demikian kejadiannya. Isa adalah kalimat Allah dan ruh-Nya dan memang begitu. Dan Adam telah dipilih Allah dan memang begitu.
Ketahuilah bahwa saya adalah kekasih Allah dan tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah pemegang bendera Al-Hamdu pada hari kiamat dan tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah yang pertama kali menggerak-gerakkan rantai pintu surga kemudian pintu surga tersebut dibuka untukku dan akupun masuk ke dalamnya. Bersamaku adalah kaum fakir orang-orang yang beriman dan tidak ada kebanggaan yang  lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah manusia yang paling mulia dari manusia generasi pertama dan terakhir dan  tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini.” ( Diriwayatkan Tirmidzi dan Darimi )

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, selawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam beserta keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.
Amin

Informasi lebih lanjut : http://pengobatanqurani.com/  dan

 http://pengobatanqurani.blogspot.com/

Contact person :

 Ir. Jaafar Dahlan +628128477464

Address :

1. Apartment center Point , Jl.Jend Ahmad Yani Kav.20 Bekasi barat

2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya,Bekasi Barat.

PERANAN QALBU (qalb,fu`ad,shadr) DALAM MENJALANKAN SYARIAT

PERANAN QALBU (qalb,fu`ad,shadr) DALAM MENJALANKAN SYARIAT

Di dalam Al Qur`an disebutkan kata Qalb, Fua`d dan Shadr yang merujuk pada KALBU ,yang memiliki hakikat yang sama.Tentang Qalb, Allah swt berfirman : Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al Amin ke dalam HATI ( Qalb )-mu ( QS asy-Syu`ara` 193-194 ), tentang Fu`ad Allah swt berfirman : HATI ( Fu`ad) tidak mendustakan apa yang dilihatnya ( QS an-Najm :11) ,tentang Shadr Allah swt berfirman : Bukankah kami telah melapangkan untukmu DADA ( Shadr )- mu dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? (QS al-Insyiroh1-2).
Perbedaan dalam kualitas dan kuantitas sesuatu tidak menunjukkan perbedaan dalam esensi dan hakikatnya.

Didalam kitab-kitab ilmu Tauhid di terangkan bahwa pengertian beriman dalam Islam adalah Menyatakan dengan lisan, Membenarkan dengan hati dan Melakukan dengan anggota badan.
Seperti diucapkan oleh Ali bin Abi Talib r.a. yang bermaksud: “Iman (إيمان) itu ucapan dengan lidah dan kepercayaan yang benar dengan HATI dan perbuatan dengan anggota.“.
Apa yang terjadi bila tidak ada satu saja dari yang Tiga itu ? Tentu sesuai kaidah orang itu dinamakan Fasik, Munafik atau Kafir.

Hati yang bagaimana yang bisa membenarkan syareat Allah dan Rasulnya ?
Tentu jawabannya adalah HATI yang bersih dari najisnya syirik kepada Allah, hati yang sesuai dengan tuntunan surat Al-Ikhlas
وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ o لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ o اللَّهُ الصَّمَدُ o قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
“Katalah (wahai Muhammad) bahwa Allah itu tunggal. Allah tempat meminta. Tidak Dia beranak dan tidak juga Dia diperanakkan. Dan tiada yang serupa denganNya, Dialah Tuhan yang Esa.“
Najisnya syirik adalah `ainiyah, karena itu Allah menjadikan syirik itu sebagai najas (bukan najis).

Bagaimana membuat hati kita jadi bersih dan menjaganya agar selalu bersih ?
Ternyata Islam memulainya dengan ber-Wudhu dan berTobat……ya….. Berwudhu dan bertobat yang benar sesuai syareat. Sebelum berwudhu kita disyareatkan membaca niat wudhu :
اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَال
“Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah.”

Selesai berwudhu disyareatkan pula membaca do`a wudhu.
Dalam kitab-kitab Fiqh diterangkan cara berwudhu yang benar.

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهٗ وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهٗ، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنَيْ مِنَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّاَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ.

“Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli TAUBAT, dan jadikanlah aku orang yang SUCI dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang SHALEH.

Di dalam do`a tersebut terdapat anjuran BERTOBAT dan Berlaku BERSIH. Ada 2 makna kebersihan : Bersih badan dan bersih hati. Kebersihan hati dengan tobat dan kebersihan badan dengan air.Tidak sah sholat kita bila tidak berwudhu. Wudhu berasal dari kata al-Wahdha’ah, yang artinya kebersihan dan kecerahan.
Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
ا يَقْبَلُ اللّهُ صَلَاةَ أَحَدِ كُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
“Allah tidak menerima shalat seorang diantara kalian jika ia berhadats, sampai ia wudhu.”
Bersuci termasuk hal yang disukai Allah, bahwasanya Allah SWT memuji orang-orang yang bersuci, Firman-Nya:
“…Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”(Al-Baqarah:222)

Berwudhu membersihkan kita dari materi-materi hadats dan najis yang bisa membahayakan BADAN atau HATI atau keduanya. Hati yang kotor sama dengan badan yang sakit, tidak bisa menerima pesan-pesan dari firman-firman Allah, sulit untuk “membenarkan-nya”, apalagi merealisasikannya .

Utsman bin Affan ra berkata : “Seandainya hati ( Kalbu ) kita bersih, niscaya tidak akan pernah kenyang dengan firman-firman Allah.”

Berwudhu membantu seorang hamba untuk mempersiapkan diri ( Badan dan Hati ) , sebelum melakukan ibadah-ibadah kepada Allah, siap membenarkan dan merealisasikan syareat Allah dan Rasulnya.
Ketika seseorang telah bersih dari keduanya yakni Najis dan syirik, niscaya ia berpotensi untuk membenarkan syareat Allah dan Rasulnya. Bukankah HATI TEMPATNYA NIAT?

Najisnya syirik adalah `ainiyah, karena itu Allah menjadikan syirik itu sebagai najas (bukan najis). Allah TIDAK berfirman “Innamal musyrikuuna NAJISUN” QS Attaubah:28 ( dengan kasroh tapi dengan fathah najasun, sebab najasun adalah materi najis itu sendiri, sedang najisun adalah sesuatu yang kena najis.
Jadi dengan berwudhu ,insya Allah badan dan HATI kita jadi “BERSIH SECARA HAKEKAT-nya ,maka kitapun jadi siap untuk mengerjakan hal-hal yang disyariatkan seperti antara lain: shalat, thawaf di baitullah atau hendak menyentuh mushaf (membaca Al-Qur’an), atau hendak berdzikir kepada Allah SWT, atau hendak tidur, dan bagi orang junub (ketika hendak makan, minum, tidur atau kembali berjima’) disunahkan berwudhu terlebih dahulu.
Seseungguhnya rahasia-rahasia ucapan-ucapan dan do`a do`a Nabi shallallahu Alaihi wa Sallam adalah diatas dari apa yang bisa kita bayangkan. Do`a wudhu tuntunan Rasulullah ternyata membawa kita pada kebersihan hati ( kalbu ) yang hakiki dan menuntun kita menjadi hamba Allah yang Shaleh. Amin…

Referensi :
1. Al Qur`an dan Al Hadits
2. اغثةاللهفان في مصايدالشيطانdari Imam Ibnul Jauzy
3. Asrar asy-Syari`ah wa Athwar ath-Thariqah wa Anwar Al-Haqiqah dari Sayyid haidar Amuli.

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464
http://www.pengobatanqurani.com http://www.pengobatanqurani.blogspt.com

Address :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Pengobatan Qur`ani adalah Ilmu yang terikat oleh dasar-dasar Al-Kitab ( Qur`an) dan As Sunnah.

Pengobatan Qur`ani adalah Ilmu yang terikat oleh dasar-dasar Al-Kitab ( Qur`an) dan As Sunnah..

GANGGUAN SERVICAL SYNDROM PADA LEHER

Note :Tulisan ini diambil dari tulisan “kesan dan pengalaman” seorang Bapak paruh baya menderita  penyakit Servical syndrom pada leher yang tidak sembuh walau sudah berobat ke dokter ahli fisioterapi.

Gangguan servical syndrom pada leher

Saya menderita sakit susah menoleh-menunduk,susah tidur sudah sejak lama. Ada benjolan kecil di leher kiri saya. Awalnya di duga mungkin tumor dsb. Tapi dari hasil Lab, pemeriksaan dokter tidak menunjukkan gejala tersebut.
Bersama istri saya, kami berangkat ke Jakarta untuk berobat ke Pak Jaafar,
Sama Pak Jaafar diperiksa,ternyata menurut beliau, benjolan itu hanya pembengkakan otot, akibat beban kejut yang berat dan ototnya tidak kembali ke posisi semula yang berefek ke otot sekitarnya sehingga mengganggu beberapa gerakan tubuh. Seperti susah menoleh kiri kanan atau menunduk. Penjelasan tersebut mengingatkan saya dengan kecelakaan kendaraan yang kami alami beberapa tahun yang lalu.
Dengan terapi spiritual disertai dengan penotokan dan pijit dari Pak Jaafar akhirnya, saya bisa menoleh kiri-kanan, menunduk secara normal kembali. “Benjolan” di leher sayapun semakin menipis dan mengecil.

Wassalam,
( nama dan identitas dirahasiakan, bila ada yang perlu informasi lebih lanjut bisa hubungi
http://pengobatanqurani.com/   dan   http://pengobatanqurani.blogspot.com/

 

Gangguan servical syndrom pada tangan

Note :Tulisan ini diambil dari tulisan “kesan dan pengalaman” seorang Ibu paruh baya
menderita penyakit Servical syndrom pada tangan yang tidak sembuh walau sudah
berobat ke dokter ahli fisioterapi
.http://pengobatanqurani.com/ dan http://pengobatanqurani.blogspot.com/

Saya menderita sakit pada tangan kanan saya sudah sejak lama. Ada rasa kesemutan, hilang tenaga, tidak bisa angkat gayung mandi, susah pakai baju dsb. Aktifitas saya benar-benar terganggu. Awalnya di duga gejala stroke. Tapi dari hasil Lab, pemeriksaan dokter tidak menunjukkan gejala tersebut. Akhirnya diputuskan sakit saya adalah gangguan Servical syndrom.
Dari info keluarga ( anak saya ), kami akhirnya berangkat ke Jakarta dari Padang ke tempat Pak Jaafar praktek.
Pak Jaafar melakukan pengobatan, pertama-tama saya di suruh minum “air obat”, kemudian dilanjutkan dengan penotokan/pijit di berapa titik di pundak ,punggung dan tangan saya selama 20 menit. Hasilnya luar biasa. Alhamdulillah, tangan saya serasa dapat tenaga, gampang digerakkan, jangkauannya jauh, udah bisa buat ngangkat, bisa pasang kancing belakang baju. Terapi kami lanjutkan beberapa kali guna mendapatkan kesembuhan total.

Wassalam,
BCR
( nama dan identitas dirahasiakan, bila ada yang perlu informasi lebih lanjut bisa hubungi
http://pengobatanqurani.com/ dan http://pengobatanqurani.blogspot.com/ )

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464
http://www.pengobatanqurani.com
http://www.pengobatanqurani.blogspot.com

Address :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Perum BAP, Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi \ Barat.

SAYA PENDERITA HIV, TETAP HIDUP DENGAN KADAR CD4=0

Note :
Tulisan ini diambil dari tulisan “kesan dan pengalaman” seorang penderita HIV yang Alhamdulillah masih bisa mengurus diri sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan masih terus menjalani perawatan secara medis dan non medis dari http://pengobatanqurani.com/ dan http://pengobatanqurani.blogspot.com/

Setelah sekian lama mengkonsumsi Narkoba akhirnya saya positif menderita HIV sejak 8 tahun yang lalu. Kurang lebih 5 tahun yang lalu, kadar CD4 ( KADAR KEKEBALAN TUBUH ) saya turun drastis hampir NOL (CD4 normal = 410 – 1500 ), artinya saya hampir tidak punya kekebalan tubuh lagi terhadap penyakit. Harapan hidup saya tinggal menghitung bulan,minggu,hari saja. Dokter yang merawat saya hampir memastikan harapan hidup saya paling lama 6 bulan.

Alhamdulillah Oom saya, Pak Jaafar selalu bantu merawat saya dengan memberikan air jampenya ( do`a) secara rutin. Setiap kali minum air do`a tersebut badan saya selalu berkeringat seperti mendapat tambahan energi. Di luar jangkauan akal dan ilmu manusia, sampai hari ini saya masih bisa hidup walau kadar CD4 = ZERO. Keadaan ini diperparah ternyata benjolan dikepala saya ternyata Kanker stadium 2. Dokter yang merawat sayapun tidak percaya dengan kondisi saya yang masih kuat bertahan. Semua teman sesama pengguna sudah semuanya “ JALAN DULUAN “, sekarang tinggal saya sendiri yang masih bertahan hidup dengan segala efek buruk yang harus saya bayar konskwensinya. Phenomena kondisi tubuh saya ini menjadi perhatian dan penanganan khusus dokter ahli guna keperluan studi pengobatan. Sayapun diminta oleh LSM sebagai duta penyuluhan anti narkoba dari mantan pengguna.

Walau sudah tidak bisa sesehat seperti dulu, Alhamdulillah saya bisa ngurus aktifitas diri sendiri tanpa tergantung kepada Mama dan saudara. Saya tidak tergeletak di tempat tidur, saya masih bisa memelihara burung, ikan cupang, bahkan saya bisa keluar rumah, walau harus pakai jacket terus karena badan saya dingin . Walau tidak bisa sembuh 100 %, setidaknya saya tidak merepotkan keluarga buat bantu ngurus diri saya.

TTD,
( nama dan identitas dirahasiakan, bila ada yang perlu informasi lebih lanjut bisa hubungi http://pengobatanqurani.com/ dan http://pengobatanqurani.blogspot.com/ )

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464

http://www.pengobatanqurani.com
http://www.pengobatanqurani.blogspot.com
Address :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Perum BAP, Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi Barat.