TERNYATA CUMA “SEDIKIT” BEDA KITA DENGAN RASULLALLAH ????

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين ولاعدوان الا على الظالمين والصلاة والسلام على سيدنا
محمد سيدالمرسلين وإمام المتقين وعلى آله وصحبه أجمعين

Tulisan ini penulis buat dalam rangka memperingati Maulid Nabi kita Muhammad shallallaahi `Alaihi Wasallam Rasul paling Utama Lagi Mulia. Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada baginda Muhammad saw beserta seluruh keluarganya, kerabatnya, sahabatnya dan umatnya yang mengikuti nya hingga akhir zaman.

Kira-kira pada jum`at ke-2 di bulan januari 2013 di sebuah mesjid di kampung kami, seorang khotib berkata di tengah kotbahnya, “Rupa-rupanya kita ini dengan Rasulllallah bedanya sedikit sekali “. Hah….Mendengar hal tersebut sebagian jamaah masjid yang matanya sudah ada yang berat seperti diganduli bandul 10 kg, tiba-tiba membelalakkan lagi matanya. Semua mata tertuju memandangi ke arah khotib dengan serius, Ah…yang benar Pak Ustadz ??? Cuma sedikit….padahal saya khan?…. ( tanya dalam hati para jama`ah ). Alhamdulillah, aroma Jum`atannya hidup kembali…karena sudah pada melek lagi.

Ya…memang benar cuma sedikit kata khotib tersebut sambil terus melanjutkan khotbahnya seolah tahu apa yang ditanyakan dalam hati para jama`ah, mau bukti-buktinya ???

1.Rasullallah kalau Makan Cuma sedikit, bahkan tidak jarang Rasullallah tidur dengan perut kosong. Nah kita…sedikit-sedikit makan,enggak bisa tidur kalau perut belum penuh. Tidak heran penyakit bersarang di badan kita. Diabetes, kolesterol dll.

2.Rasullallah sangat sedikit sekali Tidurnya. La…kita kalo ada kesempatan sedikit-sedikit tidur, paling tidak tidur-tiduran, keasyikan sampai lupa ibadah sholat.

3. Rasulllallah sangat sedikit sekali marah. Kalaupun marah hanya muka Beliau tampak memerah, tidak sedikitpun keluar kata-kata yang emosional dari mulut Beliau.
Kita ini …kebalikannya, sedikit-sedikit marah. Sehingga tidak tahu lagi kapan harus marah dan kapan harus tersenyum.Tidak jarang keluar sumpah serapah yang sangat emosional saat kita marah. Jika perlu, seluruh dunia harus tahu.

4. Beliau dalam kesehariannya sedikit-sedikit (banyak) berdo`a, sehingga banyak sekali do`a – do`a beliau yang diwariskan kepada kita sampai detik ini. Laaa….kita ini ternyata sedikit sekali berdo`a, seperti tidak butuh pertolongan Tuhan.

5. Rasullallah sedikit-sedikit (banyak ) bersedekah, sehingga tidak akan tidur kalau masih ada makanan di rumahnya sebelum habis disedekahkan.
Waduhh..sementara makanan di rumah kita berlimpah bahkan ada yang sampai basi,lapuk karena kita sedikit sekali bersedekah.

6. Baginda Rasullallah sedikit-sedikit ( selalu ) beribadah kepada Allah swt. Padahal Beliau makhluk yang paling mulia di sisi Allah swt di di dunia dan di akhirat, yang sudah dijamin oleh Allah swt. Masih takut kalau-kalau tidak bersyukur kepada Allah swt. Sampai-sampai kaki beliau bengkak karena banyaknya sholat beliau.
Sementara kita sangat sedikit sekali beribadah kepada Allah swt. Kalaupun iya..hanya sekedar melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu, berat sekali menambah ibadah-ibadah sunnah.

7. Rasulllallah sedikit sekali berbicara, kalaupun berbicara akan keluar kata-kata yang bermanfaat,lembut penuh hikmah dan menenangkan hati setiap orang yang mendengarnya.
Sedangkan kita umatnya senang sekali berbicara, sedikit-sedikit bicara. Sampai-sampai tidak tahu lagi kapan harus berbicara dan kapan harus diam. Tidak jarang kata-kata yang keluar dari mulut kita berupa fitnah,ghibah, bencana dan musibah bagi pendengarnya. Naudzubillah summa naudzubillah.

8. Rasullallah sedikit-sedikit (sering) merasa malu. Sampai sampai ada yang mengatakan “Dia lebih pemalu daripada seorang gadis pingitan”.
Kita, umatnya sedikit sekali punya rasa malu.Bahkan tidak sedikit sudah hilang rasa malunya. Karenanya tidak heran korupsi, prostitusi, perampokan, maksiat meraja lela. Padahal,Bukankah malu sebagian dari Iman ???

Nah…benarkan kata Khotib tersebut sebelum menutup khotbahnya yang pertama. Ternyata hanya beda satu kata, kata “SEDIKIT” dengan Rasullallah. Kadang kita lebih satu kata, kadang kita kurang satu kata dengan Beliau.  Sedikit-sedikit dengan sedikit atau sedikit dengan sedikit-sedikit.
Beda tipis selisihnya, tapi berbeda jauh hakekatnya.
لقدكانلكمفىرسولاللهاسوةحسنةلمنكانيرجوااللهواليومالاخروذكراللهكثيرا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasullallah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” QS Al Ahzab:21

وصلى الله على سيدنا محمد ماذكره الذا كرين وغفل عن ذكره الغافلون

Washollallaahu `ala Sayyidina Muhammad Maa zakarohuzzaakirin wa ghofala `anzikrihil ghoofiluun
“Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada sayyid kita Muhammad sebanyak dzikir orang-orang yang berdzikir dan sebanyak lalainya orang-orang yang melalaikan(nya).

Akhirul kalam marilah kita berdo`a kepada Allah swt. Segala puji bagi Allah, Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada baginda Muhammad, Rasul paling utama lagi Mulia. Agar kita bisa mengikuti dan meneladani akhlak Rasullallah. Bukankah dalam diri Nabi sudah ada contoh yang sangat baik ?  Amin ya Robbal `Alamin

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464
http://www.pengobatanqurani.com    http://www.pengobatanqurani.blogspot.com

Alamat Praktek :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi Barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s