Arsip Tag: misteri

ORANG YANG PERTAMA KALI MENGETUK PINTU SURGA

ORANG YANG PERTAMA KALI MENGETUK PINTU SURGA
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين ولاعدوان الا على الظالمين والصلاة والسلام على سيدنا
محمد سيدالمرسلين وإمام المتقين وعلى آله وصحبه أجمعي

Dalam rangka memperingati hari Maulud Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, mari kita membuka-buka kitab-kitab yang menceritakan keagungan Beliau dan penulis memeulai dengan membuka kitab Hadil Arwaah ila Biladil Afraah yang judul aslinya adalah 
sebagai berikut حادى االارواح الى بلادالافراح ditulis oleh ابن القيم الجوزية

Sebelum melanjutkan tulisan ini mari kita memulainya dengan membaca selawat kepada junjungan kita Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan selawat yang pernah diajarkan Imam kita Al Imam asy-syafi`i dalam kitabnya Ar-Risalah sebegai berikut :
وصلى الله على سيدنا محمد ماذكره الذا كريم وغفل عن ذكره الغافلون
“Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada sayyid kita Muhammad sebanyak dzikir orang-orang yang berdzikir dan sebanyak lalainya orang-orang yang melalaikan(nya).

Dalam shahih Muslim disebutkan hadits dari Mukhtar bin Qulqul dari Anas bin Malik Ra yang berkata bahwa Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
انا اكثرالناس تبعا يوم القياملة ,وانااول من يقرع باب الجنة

“Saya adalah orang yang paling banyak pengikutnya pada Hari Kiamat dan saya adalah yang pertama kali mengetuk pintu surga” ( Diriwayatkan Muslim )

Dalam Jami` Tirmidzi disebutkan hadits dari Ibnu Abbas Ra yang berkata,
“Beberapa sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam duduk-duduk menunggu kedatangan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. ” Kata Ibnu Abbas lagi,” kemudian Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar dan ketika mendekati tempat mereka mengobrol, Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendengar mereka dzikir. Beliau mendengar pembicaraan mereka.  Salah satu dari mereka berkata, ” Hebat, sesungguhnya Allah menjadikan di antara makhluknya sebagai kekasih-Nya yaitu nabi Ibrahim.” 
Yang lain berkata,” Itu tidak lebih hebat dari pembicaraan Allah
dengan Musa. Sesungguhnya Allah telah berbicara dengan Musa.”
Yang lain berkata,” Isa adalah kalimat Allah dan Ruh-Nya.”
Yang lain berkata,” Adam dipilih oleh Allah.”
Kemudian Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar kepada mereka. beliau memeberi salam kepada mereka dan berkata,” Saya mendengar pembicaraan kalian dan kekaguman kalian bahwa Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah dan memang ia adalah kekasih Allah. Musa telah diselamatkan Allah dan memang demikian kejadiannya. Isa adalah kalimat Allah dan ruh-Nya dan memang begitu. Dan Adam telah dipilih Allah dan memang begitu.
Ketahuilah bahwa saya adalah kekasih Allah dan tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah pemegang bendera Al-Hamdu pada hari kiamat dan tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah yang pertama kali menggerak-gerakkan rantai pintu surga kemudian pintu surga tersebut dibuka untukku dan akupun masuk ke dalamnya. Bersamaku adalah kaum fakir orang-orang yang beriman dan tidak ada kebanggaan yang  lebih tinggi dari hal ini. Saya adalah manusia yang paling mulia dari manusia generasi pertama dan terakhir dan  tidak ada kebanggaan yang lebih tinggi dari hal ini.” ( Diriwayatkan Tirmidzi dan Darimi )

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, selawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam beserta keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.
Amin

Informasi lebih lanjut : http://pengobatanqurani.com/  dan

 http://pengobatanqurani.blogspot.com/

Contact person :

 Ir. Jaafar Dahlan +628128477464

Address :

1. Apartment center Point , Jl.Jend Ahmad Yani Kav.20 Bekasi barat

2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya,Bekasi Barat.

Iklan

PERANAN QALBU (qalb,fu`ad,shadr) DALAM MENJALANKAN SYARIAT

PERANAN QALBU (qalb,fu`ad,shadr) DALAM MENJALANKAN SYARIAT

Di dalam Al Qur`an disebutkan kata Qalb, Fua`d dan Shadr yang merujuk pada KALBU ,yang memiliki hakikat yang sama.Tentang Qalb, Allah swt berfirman : Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al Amin ke dalam HATI ( Qalb )-mu ( QS asy-Syu`ara` 193-194 ), tentang Fu`ad Allah swt berfirman : HATI ( Fu`ad) tidak mendustakan apa yang dilihatnya ( QS an-Najm :11) ,tentang Shadr Allah swt berfirman : Bukankah kami telah melapangkan untukmu DADA ( Shadr )- mu dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? (QS al-Insyiroh1-2).
Perbedaan dalam kualitas dan kuantitas sesuatu tidak menunjukkan perbedaan dalam esensi dan hakikatnya.

Didalam kitab-kitab ilmu Tauhid di terangkan bahwa pengertian beriman dalam Islam adalah Menyatakan dengan lisan, Membenarkan dengan hati dan Melakukan dengan anggota badan.
Seperti diucapkan oleh Ali bin Abi Talib r.a. yang bermaksud: “Iman (إيمان) itu ucapan dengan lidah dan kepercayaan yang benar dengan HATI dan perbuatan dengan anggota.“.
Apa yang terjadi bila tidak ada satu saja dari yang Tiga itu ? Tentu sesuai kaidah orang itu dinamakan Fasik, Munafik atau Kafir.

Hati yang bagaimana yang bisa membenarkan syareat Allah dan Rasulnya ?
Tentu jawabannya adalah HATI yang bersih dari najisnya syirik kepada Allah, hati yang sesuai dengan tuntunan surat Al-Ikhlas
وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ o لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ o اللَّهُ الصَّمَدُ o قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
“Katalah (wahai Muhammad) bahwa Allah itu tunggal. Allah tempat meminta. Tidak Dia beranak dan tidak juga Dia diperanakkan. Dan tiada yang serupa denganNya, Dialah Tuhan yang Esa.“
Najisnya syirik adalah `ainiyah, karena itu Allah menjadikan syirik itu sebagai najas (bukan najis).

Bagaimana membuat hati kita jadi bersih dan menjaganya agar selalu bersih ?
Ternyata Islam memulainya dengan ber-Wudhu dan berTobat……ya….. Berwudhu dan bertobat yang benar sesuai syareat. Sebelum berwudhu kita disyareatkan membaca niat wudhu :
اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَال
“Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah.”

Selesai berwudhu disyareatkan pula membaca do`a wudhu.
Dalam kitab-kitab Fiqh diterangkan cara berwudhu yang benar.

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهٗ وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهٗ، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنَيْ مِنَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّاَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ.

“Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli TAUBAT, dan jadikanlah aku orang yang SUCI dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang SHALEH.

Di dalam do`a tersebut terdapat anjuran BERTOBAT dan Berlaku BERSIH. Ada 2 makna kebersihan : Bersih badan dan bersih hati. Kebersihan hati dengan tobat dan kebersihan badan dengan air.Tidak sah sholat kita bila tidak berwudhu. Wudhu berasal dari kata al-Wahdha’ah, yang artinya kebersihan dan kecerahan.
Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
ا يَقْبَلُ اللّهُ صَلَاةَ أَحَدِ كُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
“Allah tidak menerima shalat seorang diantara kalian jika ia berhadats, sampai ia wudhu.”
Bersuci termasuk hal yang disukai Allah, bahwasanya Allah SWT memuji orang-orang yang bersuci, Firman-Nya:
“…Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”(Al-Baqarah:222)

Berwudhu membersihkan kita dari materi-materi hadats dan najis yang bisa membahayakan BADAN atau HATI atau keduanya. Hati yang kotor sama dengan badan yang sakit, tidak bisa menerima pesan-pesan dari firman-firman Allah, sulit untuk “membenarkan-nya”, apalagi merealisasikannya .

Utsman bin Affan ra berkata : “Seandainya hati ( Kalbu ) kita bersih, niscaya tidak akan pernah kenyang dengan firman-firman Allah.”

Berwudhu membantu seorang hamba untuk mempersiapkan diri ( Badan dan Hati ) , sebelum melakukan ibadah-ibadah kepada Allah, siap membenarkan dan merealisasikan syareat Allah dan Rasulnya.
Ketika seseorang telah bersih dari keduanya yakni Najis dan syirik, niscaya ia berpotensi untuk membenarkan syareat Allah dan Rasulnya. Bukankah HATI TEMPATNYA NIAT?

Najisnya syirik adalah `ainiyah, karena itu Allah menjadikan syirik itu sebagai najas (bukan najis). Allah TIDAK berfirman “Innamal musyrikuuna NAJISUN” QS Attaubah:28 ( dengan kasroh tapi dengan fathah najasun, sebab najasun adalah materi najis itu sendiri, sedang najisun adalah sesuatu yang kena najis.
Jadi dengan berwudhu ,insya Allah badan dan HATI kita jadi “BERSIH SECARA HAKEKAT-nya ,maka kitapun jadi siap untuk mengerjakan hal-hal yang disyariatkan seperti antara lain: shalat, thawaf di baitullah atau hendak menyentuh mushaf (membaca Al-Qur’an), atau hendak berdzikir kepada Allah SWT, atau hendak tidur, dan bagi orang junub (ketika hendak makan, minum, tidur atau kembali berjima’) disunahkan berwudhu terlebih dahulu.
Seseungguhnya rahasia-rahasia ucapan-ucapan dan do`a do`a Nabi shallallahu Alaihi wa Sallam adalah diatas dari apa yang bisa kita bayangkan. Do`a wudhu tuntunan Rasulullah ternyata membawa kita pada kebersihan hati ( kalbu ) yang hakiki dan menuntun kita menjadi hamba Allah yang Shaleh. Amin…

Referensi :
1. Al Qur`an dan Al Hadits
2. اغثةاللهفان في مصايدالشيطانdari Imam Ibnul Jauzy
3. Asrar asy-Syari`ah wa Athwar ath-Thariqah wa Anwar Al-Haqiqah dari Sayyid haidar Amuli.

Contact person :
Ir. Jaafar Dahlan
+628128477464
http://www.pengobatanqurani.com http://www.pengobatanqurani.blogspt.com

Address :
1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat
2. Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Pengobatan Qur`ani adalah Ilmu yang terikat oleh dasar-dasar Al-Kitab ( Qur`an) dan As Sunnah.

Pengobatan Qur`ani adalah Ilmu yang terikat oleh dasar-dasar Al-Kitab ( Qur`an) dan As Sunnah..

GANGGUAN SERVICAL SYNDROM PADA LEHER

Note :Tulisan ini diambil dari tulisan “kesan dan pengalaman” seorang Bapak paruh baya menderita  penyakit Servical syndrom pada leher yang tidak sembuh walau sudah berobat ke dokter ahli fisioterapi.

Gangguan servical syndrom pada leher

Saya menderita sakit susah menoleh-menunduk,susah tidur sudah sejak lama. Ada benjolan kecil di leher kiri saya. Awalnya di duga mungkin tumor dsb. Tapi dari hasil Lab, pemeriksaan dokter tidak menunjukkan gejala tersebut.
Bersama istri saya, kami berangkat ke Jakarta untuk berobat ke Pak Jaafar,
Sama Pak Jaafar diperiksa,ternyata menurut beliau, benjolan itu hanya pembengkakan otot, akibat beban kejut yang berat dan ototnya tidak kembali ke posisi semula yang berefek ke otot sekitarnya sehingga mengganggu beberapa gerakan tubuh. Seperti susah menoleh kiri kanan atau menunduk. Penjelasan tersebut mengingatkan saya dengan kecelakaan kendaraan yang kami alami beberapa tahun yang lalu.
Dengan terapi spiritual disertai dengan penotokan dan pijit dari Pak Jaafar akhirnya, saya bisa menoleh kiri-kanan, menunduk secara normal kembali. “Benjolan” di leher sayapun semakin menipis dan mengecil.

Wassalam,
( nama dan identitas dirahasiakan, bila ada yang perlu informasi lebih lanjut bisa hubungi
http://pengobatanqurani.com/   dan   http://pengobatanqurani.blogspot.com/

 

Ilmu Yang Fardu Kifayah dan Yang Haram Dipelajari

Ilmu Yang Fardu Kifayah dan Yang Haram dipelajari

Imam Syafi’i rahimahullah berkata :

وقد حكى عن الشافعى رحمة الله عليه أنه قال: العلم علمان: علم الفقه للأديان، وعلم الطب للأبدان، وما وراء ذلك بلغة مجلس.

 “ilmu itu ada dua, yaitu ilmu Fiqih untuk mengetahui hukum agama, dan ilmu kedokteran untuk memelihara badan.”

                                                                     

Note :

Tulisan ini disadur dari kitab Ta’limul Muta’alim Thariqatta’allum.

Karya Syekh Az-Zarnuji, 

Pasal-1 :فصل : فى ماهية العلم، والفقه، وفضله

( PENGERTIAN ILMU DAN FIQIH SERTA KEUTAMAANNYA ),

Sub-pasal : Ilmu Yang Fardhu Kifayah dan Yang Haram Dipelajari.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

الحمد لله الذى فضل على بنى آدم بالعلم والعمل على جميع العالم، والصلاة والسلام على محمد سيد العرب والعجم، وعلى آله وأصحابه ينابيع العلوم والحكم.

Segala puji bagi Allah yang telah mengangkat harkat derajat manusia dengan ilmu dan amal, atas seluruh alam. Salawat dan Salam semoga terlimpah atas Nabi Muhammad, pemimpin seluruh umat manusia, dan semoga pula tercurah atas keluarga dan para sahabatnya yang menjadi sumber ilmu dan hikmah.

Adapun mempelajari amalan agama yang dikerjakan pada saat tertentu seperti shalat jenazah dan lain-lain, itu hukumnya fardhu kifayah. Jika di suatu tempat/daerah sudah ada orang yang mempelajari ilmu tersebut, maka yang lain bebas dari kewajiban. Tapi bila di suatu daerah tak ada seorangpun yang mempelajarinya maka seluruh daerah itu berdosa. Oleh karena itu pemerintah wajib memerintahkan kepada rakyatnya supaya belajar ilmu yang hukumnya fardhu kifayah tersebut. Pemerintah berhak memaksa mereka untuk melaksanakannya.

Dikatakan bahwa mengetahui/mempelajari amalan ibadah yang hukumnya fardhu ain itu ibarat makanan yang di butuhkan setiap orang. Sedangkan mempelajari amalan yang hukumnya fardhu kifayah, itu ibarat obat, yang mana tidak dibutuhkan oleh setiap orang, dan penggunaannya pun pada waktu-waktu tertentu.

Sedangkan MEMPELAJARI ILMU NUJUM ITU HARAM, karena ia diibaratkan penyakit yang sangat membahayakan. Dan mempelajari ilmu nujum itu hanyalah sia-sia belaka, karena  ia ( ILMU NUJUM ) TIDAK MENYELAMATKAN SESEORANG DARI TAKDIR TUHAN.

Oleh karena itu, setiap orang islam wajib mengisi seluruh waktunya dengan berzikir kepada Allah, berdo’a, memohon seraya merendahkan diri kepadaNya, membaca Al-Qur’an,dan bersedekah supaya terhindar dari mara bahaya.

Boleh mempelajari ilmu nujum (ilmu falaq) untuk mengetahui arah kiblat, dan waktu-waktu shalat.

Boleh pula mempelajari ilmu kedokteran, karena ia merupakan usaha penyembuhan yang tidak ada hubungannya dengan sihir, jimat, tenung dan lain-lainnya.Karena Nabi juga pernah berobat.

Imam Syafi’i rahimahullah berkata, ilmu itu ada dua, yaitu ilmu Fiqih untuk mengetahui hukum agama, dan ilmu kedokteran untuk memelihara badan.”

والحمد لله على التمام, وصلى الله على سيدنا محمد أفضل

الرسل الكرام, وآله وصحبه الأئمة الاعلام, على مر الدهور وتعاقب الأيام, آمين

Segal puji bagi Allah, Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada baginda Muhammad, Rasul paling utama lagi Mulia.

Contact person :

Ir. Jaafar Dahlan                                                                                                                            

+628128477464

http://www.pengobatanqurani.com                                                                                                

http://www.pengobatanqurani.blogspot.com 

 Address :

1. Apartment Center Point, Bekasi Barat, Jl. jend Ahmad Yani kav.20 Bekasi Barat               2. Perum BAP, Jl. Alam Utama Blok E/5 Bintara Alam Permai, Bintara Jaya, Bekasi \   Barat.

Mempercayai adanya kekuatan sihir bukanlah perbuatan “musyrik”

Mempercayai adanya kekuatan sihir bukanlah perbuatan “musyrik” karena adanya sihir sendiri telah dijelaskan oleh Allah Ta`ala dalam firmannya dalam surat Al-Baqoroh:102 ,” Hanya syetan-syetan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia .“ Kemudian dijelaskan juga oleh Rasullallah dalam haditsnya : “Kebanyakan orang yang mati dari umatku, setelah qadha dan qadar-Nya, karena Anfus (‘Ain)” (HR. Ath-Thayalisi dalam Musnadnya, no. 1760; ath-Thahawi dalam al-Musykil dan al-Bazzar; serta dihasankan oleh al-Hafizh dalam al-Fath, 10/ 167; dalam as-Silsilah ash-Shahihah, no. 747) Terdapat pula hadits dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang boleh mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim). `Ain termasuk sihir, mempelajari dan mempraktekkan guna-guna adalah sihir,memutuskan ikatan suami istri, aji pengasih atau menumbuhkan kebencian antar manusia dan segala macam praktek klenik adalah sihir. Semua itulah bentuk kesyirikan dan kesesatan kepada Allah swt Akibat perbuatan sihir, badan kita laksana terkena racun yang sangat merusak. Sedikit demi sedikit perlahan-lahan tubuh kita dirusak dan menjadi lemah, lama kelamaan akan terjadi pelemahan terhadap sistem metabolisme tubuh kita. Bila mana tidak segera diobati maka akan terjadilah kerusakan sistem jaringan otot,syaraf, organ tubuh, yang akan berakibat lebih lanjut ke kerusakan permanen sehingga tubuh benar-benar sakit. Pengobatan Qur`ani menyebabkan Normalisasi kimia dalam Tubuh dengan Al Qur`an sebagai Penyembuhnya.

KLARIFIKASI TULISAN DI BEBERAPA SITUS YANG DIAMBIL DARI www.pengobatanqurani.com dan www.pengobatanqurani.blogspot.com

wAssalaamualaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.
Kepada para peminat artikel Pengobatan Qur`ani yang terhormat,
Saya sebagai penulis asli sekaligus pengasuh http://www.pengobatanqurani.com dan http://www.pengobatanqurani.blogspot.com merasa gembira dengan besarnya minat para pembaca terhadap tulisan saya di web tersebut di atas. Besarnya minat para pembaca tersebut tercermin dengan banyaknya saya ketemukan cuplikan-cuplikan copy paste tulisan saya di beberapa situs dan munculnya variant-variant pengobatan qur`ani dengan berbagai nama yang mirip-mirip dengan tulisan dan nama situswww.pengobatanqurani.com . Saya merasa tersanjung dengan dipakainya beberapa tulisan saya tersebut sebagai bahan promosi atau pengantar untuk produk pengobatan bersifat qur`ani di situs-situs mereka tersebut.

Dengan azas tetap menjunjung etika dan menjunjung azas kejujuran intelektual dan kejujuran iman, saya harap kepada para pembaca atau pengguna atau penggemar tulisan saya DISARANKAN TETAP MEREFERENSIKAN SUMBER ASLI http://www.pengobatanqurani.com DAN http://www.pengobatanqurani.blogspot.com DI TULISAN DI SITUS WEB MEREKA.

Harapan saya agar informasi pengetahuan tentang Pengobatan qur`ani yang sebenarnya bisa didapatkan secara konferehensip tidak partial sehingga gambaran atau pengetahuan ,informasi yang diterima para pembaca atau pemirsa adalah benar tidak menyimpang dari sumber aslinya dari http://www.pengobatanqurani.com dan http://www.pengobatanqurani.blogspot.com .
Sebagai contoh kasus yang tidak mencantumkan sumber/link aslinya seperti di bawah berikut.
1. Contoh-1 : yang terjadi di http://mitradjaya.com/pengaruh-bacaan-al-quran-terhadap-kesehatan/
1.1 Di alinea ke-3 -4-5 :
Note : Tulisan dibawah ini tidak menuliskan link referensi ke http://www.pengobatanqurani.blogspot.com dari artikel “Pengobatan Qur`ani menjembatani jarak antara TEOLOGI-SAINS-METAFISIKA “ dipublikasikan Minggu, 22 Januari 2012
“Ayat-ayat Alqur`an yang digunakan dalam pengobatan adalah unsur unsur Metafisika yang akan secara langsung terhubung dengan pusat otak, karena yang memproses fungsi dst…..
“Sayangnya ketika kita membicarakan pengobatan qur’ani (Quranic Healing) maka masih banyak orang yang membayangkan pengobatan secara supranatural dengan kekuatan hipnotis dengan efek placebo yang sudah keluar dari kaedah agama dst…..
Kesembuhan yang belum terungkap adalah rahmat Allah swt. yang misterius, tidak bisa dipecahkan dengan “bagaimana” atau “mengapa” tapi untuk direngkuh dan disyukuri kewujudannya.

1.2 Kemudian alinea ke 7 dan seterusnya sampai selesai :
Note : tulisan ini diambil dari http://www.pengobatanqurani.com dari sub tulisan “Apa Pengaruh Al Qur`an terhadap organ tubuh ? terus apa bisa diukur?
Seorang Ilmuan yang bernama “ Dr. Ahmed El Kadi di Missouri, USA melakukan riset terhadap pengaruh bacan AlQur`an terhadap tubuh manusia dan beliau melakukan pengukuran penelitian ini dilakukan terhadap 3 kelompok
1. Muslim yang bisa berbahasa Arab.
2. Muslim yang tidak bisa berbahasa Arab
3. Non-Muslim yang tidak bisa berbahasa Arab dst.dst…

2. Contoh -2 :Tulisan atau sub tulisan di : http://terapipengobatanruqyah.blogspot.com/1998/04/hakikat-penyembuhan-pengobatan-qur.html

2.1 Apakah Penyembuhan Qur’ani (Quranic Healing) itu? Penyembuhan atau Pengobatan Qur`ani hakikatnya adalah sebentuk do`a. Ia berupa kumpulan ayat-ayat Al Qur`an ataupun do`a do`a serta selawat yang diajarkan syariat yang diharapkan menjadi upaya kesembuhan dari berbagai gangguan dan penyakit.

Note : Sub tulisan 2.1 di atas diambil dari http://www.pengobatanqurani.blogspot.com article : KEAJAIBAN DO`A MENYEMBUHKAN PENYAKIT dipublikasikan Jumat, 15 April 2011 Untuk.
Sub tulisan 2.2 s/d 2.11 di bawah ini diambil dari http://www.pengobatanqurani.com .
2.2 Pengobatan Qur`ani menjembatani jarak antara TEOLOGI-SAINS-METAFISIKA
2.3 Apa tujuan dan manfaat Pengobatan Qur`ani ?
2.4 Mengapa harus Pengobatan Qur`ani ?
2.5 Bagaimana bisa Al Qur`an menjadi penyembuh terhadap tubuh manusia ?
2.6 Apa Pengaruh Al-Qur`an terhadap organ tubuh ? Terus apa bisa diukur?
2.7 Terus, Sampai dimana jangkauan Pengobatan Qur`ani ini ?
2.8 Kemudian, sejauh mana tingkat kerberhasilannya ?
2.9 Penyakit dan kasus apa saja yang sudah berhasil disembuhkan ?
2.10 Apakah Pengobatan Qur`ani hanya terbatas pada kelompok Muslim saja?
2.11 Pengobatan Qur`ani bisa dibarengi dengan pengobatan kedokteran modern ?
Sekali lagi harapan saya kepada para pemirsa pengguna sebagian atau seluruh tulisan saya, demi menjunjung azaz kejujuran intelektual dan agama DISARANKAN TETAP MEREFERENSIKAN SUMBER ASLI http://www.pengobatanqurani.com DAN http://www.pengobatanqurani.blogspot.com DI TULISAN DI SITUS WEB ANDA .
Wassalamualaikum warrohmatullaahi wabarokatuh.